Jurnal Refleksi Dwimingguan : Coaching dan Supervisi Akademik

 

Jurnal Refleksi Dwimingguan Modul 2.3

Afif Afandi, CGP A7 Kelas 31 C

Topik: Coaching dan Supervisi Akademik

 



Model 2: Description, Examination and Articulation of Learning (DEAL)

Description:

Pengalaman dalam belajar materi coaching tentunya sangat menyenangkan. Apalagi di modul 2.3 ini, kita bisa belajar bersama dengan rekan guru penggerak lainnya untuk melakukan simulasi coaching. Hal ini semakin menambah semangat saya untuk belajar coaching.  Hal baik yang sudah saya pelajari terkait materi coaching adalah saya bisa saling berbagi dengan coachee, untuk membantu menyelesaikan masalah yang dialami coachee tanpa menggurui dan melabeli coachee. Adapun hal yang perlu saya perbaiki dalam melakukan coaching adalah kemampuan untuk menggali lebih dalam atau memberikan pertanyaan berbobot pada coachee. Kemudian keterkaitan kompetensi dan kematangan diri dari materi ini memberikan saya kepercayaan diri ketika melakukan coaching karena sudah mendapatkan ilmunya.

 

 Examination:

Pengalaman dalam mempelajari coaching dan supervisi akademik berbanding lurus dengan rencana ke depan saya yang ingin menjadi agen transformasi dalam dunia pendidikan di kelas maupun sekolah yang saya ajar. Dengan mempelajari materi ini, saya bisa semakin percaya diri untuk berbagi dengan rekan sejawat maupun siswa ketika menghadapi sebuah permasalahan yang memerlukan coaching maupun supervisi.

 

Articulation of Learning:

Hal yang sudah saya pelajari di modul 2.3 adalah bagaimana cara melakukan coaching yang baik dan juga cara melakukan supervisi akademik. Bagi penulis, keterampilan coaching dan supervisi sangat erat kaitannya dengan pengembangan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran. Seorang pemimpin pembelajaran yang efektif harus mampu mengidentifikasi kebutuhan pengembangan individu dalam organisasi, mengembangkan program pengembangan kompetensi yang relevan, serta memberikan bimbingan dan dukungan kepada para karyawan dalam mencapai tujuan pengembangan mereka.

        Oleh karena itu, keterampilan coaching dan supervisi akan menjadi bekal saya dalam menghadapi transformasi pendidikan di kelas maupun sekolahan dalam mengembangkan keterampilan dan kemampuan baru, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi rekan sejawat dan satuan pendidikan.

 

 

Komentar

Postingan Populer